Memilih Paku dan Kawat Berkualitas

Paku dan kawat beton merupakan komponen penting dalam pembangunan. Kedua komponen ini juga merupakan komponen yang sangat sulit untuk dibedakan kualitasnya secara kasat mata. Paku dan kawat yang kurang berkualitas dapat sangat menghambat pekerjaan. Pada saat anda mengikat besi, setelah 3 kali plintir, kawat tersebut patah, sehingga anda harus mengulangnya lagi. Pengulangan ini kadang tidak cukup sekali, bisa berkali-kali. Begitu juga dengan paku, begitu 3 kali palu, paku sudah bengkok sehingga palu ke 4 sudah patah. Proses ini harus diulang-ulangi lagi. Ini sangat mengganggu dan menghabiskan waktu.

Kawat beton yang digunakan umumnya tipe annealed wire dengan ukuran BWG 21 atau 0.032 inch. Annealed wire merupakan kawat yang sudah melalui suatu proses agar kawat tersebut dapat digunakan dengan baik sebagai pengikat. Kawat beton yang kurang baik akan cepat patah pada saat pengikatan. Dan sebaliknya, kawat yang baik bersifat seperti tali tapi kuat.

Beberapa waktu lalu kami pernah melakukan kajian kawat beton tanpa merk yang 1 roll nya sekitar 21.5kg dengan kawat beton super paq yang 1 roll nya 30kg atau roll kecil per 5kg. Kawat beton tanpa merk patah setelah beberapa kali plintir, kawat beton super paq tidak patah sampai ikatan tersebut kuat. Kawat beton super paq lebih baik dan sudah barang tentu lebih mahal.

Secara fisik, paku yang berkualitas dapat dilihat mempunyai kriteria dibawah ini:
– berbentuk bulat, tidak oval atau gepeng
– tidak berkarat
– lurus dan tidak bengkok
– panjang dan diameter sesuai dengan spesifikasi
– permukaan paku tidak baret

Pada umumnya paku yang ada dipasaran memenuhi kriteria diatas. Sehingga kita perlu melakukan pengujian lebih lanjut. Caranya mudah saja. Ambil paku dengan ukuran yang sama dari beberapa merk yang berbeda. Palu semua paku tersebut diatas sebatang kayu yang agak keras. Akan terlihat yang mana akan bengkok duluan. Paku yang tetap lurus atau bengkok terakhir adalah yang terbaik.

Kami pernah melakukan tes ini dengan paku merk super quat dan beruang. Paku beruang bengkok setelah beberapa pukulan. Paku super quat tetap lurus sampai masuk. Memang paku super quat lebih mahal. Harga tidak pernah bohong bukan?

Dari beberapa kajian diatas, kami saat ini hanya menjual kawat beton super paq dan paku super quat. Kedua merk ini adalah produksi dari PT Surabaya Wire.

Plywood Kami

Kami sendiri menjual beberapa merk plywood yang akan kami jelaskan satu persatu di artikel ini.

Tunas
Merk ini merupakan produksi dari pabrik yang berlokasi di Jawa Timur. Merk ini memiliki 4 grade yaitu BBCC, UTY, UTY-1 dan Reject. Kayu yang digunakan adalah kayu sengon laut atau albasia alcata baik pada bagian core, face dan back. Karena kayu yang digunakan, plywood ini lebih ringan dan lebih renyah dibanding plywood lainnya. Tapi untuk kebutuhan yang lebih mementingkan tampilan dengan budget yang minim, plywood ini jawabannya. Plywood ini berwarna coklat keputihan. Stock kami ready untuk beberapa ketebalan grade UTY.

Palem
Merk ini satu pabrik dengan dengan merk Tunas. Merk ini juga memiliki 4 grade yaitu BBCC, UTY, UTY-1 dan Reject. Perbedaannya Palem menggunakan kayu meranti atau kelas meranti pada face dan back. Pada core menggunakan kayu sengon. Plywood ini lebih kuat dan lebih berat dibanding dengan merk Tunas. Harganya lebih mahal tentunya. Plywood ini berwarna coklat kemerahan. Pada bagian back dari plywood ini terdapat suatu cap seperti pohon kelapa yang berwarna merah atau hijau. Stock kami ready untuk beberapa ketebalan dengan grade UTY dan Reject.

KTI
Merk ini diproduksi oleh pabrik yang berlokasi di Jawa Timur. Pabrik KTI lebih berorientasi pada pasar export sehingga terkadang pasar lokal tidak kebagian. Untuk pasar lokal, merk ini hanya melempar grade UTY. Ada 2 macam kayu yang digunakan KTI yaitu sengon dan pinus. Kayu pinus ini sampai mereka import dari New Zealand. Plywood ini lebih berat dan lebih kuat dari merk Palem. Plywood ini menjadi favorit ditempat kami untuk pembuat furniture karena harganya yang terjangkau dengan kualitas yang baik. Stock kami ready untuk ketebalan diatas 9mm.

CR Meranti
Plywood CR Meranti memiliki grade UTY dan menggunakan kayu meranti atau kelas meranti dari face, core sampai back. Sehingga plywood ini sangat berat dan kuat dibanding 3 merk diatas. Stock kami ready untuk berbagai ketebalan.

Lumba-lumba Meranti
Plywood ini diproduksi oleh pabrik yang berada di Medan. Plywood ini mempunyai grade UTY dan kayu yang digunakan adalah meranti atau kelas meranti dari face, core sampai back. Menurut kami, lumba-lumba menggunakan kayu yang lebih baik dari CR Meranti. Plywood lumba-lumba agak susah didapatkan di Bali. Saat ini stock kami kosong untuk merk ini.

Sea-brand Meranti
Plywood ini mempunyai grade BBCC dan menggunakan kayu full meranti / kelasnya dari face, core sampai back. Ini merupakan produk export dan sangat jarang beredar di pasar Bali. Stock kami sangat terbatas untuk beberapa ketebalan.

Gajah Meranti
Plywood yang diproduksi oleh pabrik di Irian mempunyai grade UTY dan menggunakan kayu full meranti dari face core sampai back. Stock Ready!

Marine Plywood
Ini merupakan jenis plywood yang paling mahal dan jarang tersedia. Saat ini kami hanya memiliki 2 ketebalan: 7 dan 9mm. Plywood ini adalah plywood yang menggunakan veneer yang baik dengan lem khusus dalam kategori WBP (Water Boiled Proof), dan kerapatan antar veneer yang sangat baik sehingga tahan terhadap kelembaban tinggi. Plywood jenis ini biasa digunakan untuk boat.

Tips Memilih Plywood

Memang agak susah untuk memilih plywood yang bagus dan tidak. Cap atau tanda pada plywood sangat mudah untuk ditiru dilevel penjual sekalipun sehingga hal ini tidak dapat dijadikan satu-satunya penilaian. Lainnya halnya untuk besi beton yang mana marking / tanda hanya bisa ditiru pada level produksi / pabrik.

Beberapa tips yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:

– permukaan yang rata dan sanding yang baik dapat dilihat dan diraba langsung. Dengan memainkan sedikit pencahayaan, kerataan dapat lebih mudah dilihat.

– untuk mengetahui apakah core menggunakan veneer yang baik, kita dapat menerawang plywood dibawah sinar. Apabila ada sinar yang terlihat jelas dibanding bagian lain, maka bagian core dari plywood ini tidak begitu baik. Cara ini hanya dapat digunakan pada plywood tipis yang hanya menggunakan sedikit lapisan tipis veneer.

– melihat pada pinggiran plywood, bagaimana keadaan veneer apakah terpotong-potong, apakah berbulang, bagaimana keadaan lem apakah ada yang terlepas.

– menimbang. Berat berbanding lurus dengan kekuatan plywood. Umumnya semakin berat plywood maka semakin kuat kayu yang digunakan dan semakin kuat plywood tersebut.

– bertanya kepada pengguna plywood yang sudah sering memotongnya. Sering kali customer kami yang memberikan kami masukan-masukan penting.

Tipe Jenis Plywood di Bali

Plywood di beberapa tempat lebih dikenal sebagai triplex. Untuk ukuran tebal banyak dikenal sebagai multiplex. Plywood dapat dibuat dengan minimal 3 lapisan veneer. Hal ini mengapa plywood terutama yang mempunyai ukuran tipis disebut tri-plex. Plywood dengan ukuran tebal akan membutuhkan lebih banyak veneer untuk mencapai ketebalannya. Kata plywood sendiri berdasar dari kata ply dan wood yang berarti kayu yang berlapis.

Beberapa waktu lalu banyak beredar plywood dengan kelas RA dan sampai sekarang pun beberapa orang masih sering menyebutkannya. Plywood RA ini merupakan plywood dengan grade sangat rendah. Plywood ini dibuat dari sisa sisa potongan plywood yang disusun kembali sehingga menjadi plywood utuh. Dalam penyusunannya sering kali menyisakan bagian-bagian lubang pada bagian dalam plywood. Plywood RA ini banyak dibuat oleh home industry dengan peralatan press yang minim. Proses pengelemannya dilakukan tidak begitu baik dan tidak melalui proses yang benar sehingga potongan tersebut gampang lepas. Saat ini kami belum pernah lagi mendengar kalau plywood RA ini beredar. Hal ini menurut kami dikarenakan pabrik mengeluarkan plywood dengan reject grade atau packing grade dengan harga yang rendah.

Plywood terburuk yang kami pernah dapatkan dipasar adalah plywood yang bagian corenya kardus. Hal ini tidak sengaja ditemukan oleh pelanggan kami yang sebelum kejadian ini belum membeli plywood kami. Mereka menggunakan plywood untuk dasar dari lantai kayu. Sebelumnya tidak pernah ada masalah sampai akhirnya lantai tersebut terjatuh air dan basah. Pada saat basah plywood tersebut tidak rata sehingga mereka membuka untuk diganti. Pada saat dibuka plywood tersebut hancur dan kardus tersebut terlihat. Woww..

Di pasar, plywood biasa dijual dengan istilah KW1 atau KW2. KW berasal dari kata kualitas. KW ini sering digunakan diberbagai jenis barang, dari tas Gucci tiruan sampai keramik. Hal ini memang sudah sangat familiar di masyarakat. Tidak ada yang salah dengan istilah ini apabila hanya 2 macam plywood yang dijual yaitu yang baik dan yang kurang baik. Apabila lebih dari 2 macam plywood yang dijual, maka hal ini agak sulit diaplikasikan. Terlebih beberapa dari mereka mempunyai grade yang sama. Contohnya: plywood merk Palem memiliki 4 grade yaitu BBCC, UTY, UTY-1 dan Reject. Plywood merk Tunas memiliki 4 grade juga. Jadi semua ada 8 grade, bagaimana kita bisa menggunakan istilah KW diatas? Penggunaan istilah KW ini juga menutupi merk / pabrik plywood kepada pembeli.