Besi Beton Nickel Chrome 20CrNi

Tidak lama lagi akan segera beredar di Indonesia besi beton yang mengandung nickel dan chrome. Saya sangat beruntung dapat hadir pada presentasi besi beton yang mengandung nickel dan chrome ini. Perusahaan yang memproduksinya adalah China Nickel Resources. Sementara ini mereka akan meng-importnya dari China. Pabriknya sedang dibangun di Kalimantan Selatan, dimana tambang besi yang special ini ditemukan.

Sejarahnya, tambang besi ini ditemukan beberapa tahun lalu. Pemerintah Indonesia berusaha menjualnya. Tetapi tidak satu pun pabrik besi yang tertarik karena biji besi nya tidak dapat digunakan. Krakatau steel sebagai salah satu pabrik besi terbesar di Asia Tenggara, juga menolaknya. Pemilik China Nickel Resources melihat kesempatan ini dan mencari suatu teknologi sehingga biji besi ini dapat diolah. Dan kini mereka sudah dapat mengolahnya. Mereka bahkan menemukan kandungan nickel dan chrome pada biji besi di tambang ini, yang mana menjadi keunggulan produk besi mereka. Besi ini mereka disebut 20CrNi. Di tiap besi nya mengandung sekitar 1-2% unsur Nickel dan Chrome.

Ada 2 keunggulan utama dari besi ini: tahan karat dan tahan gempa.

Tahan karat karena terdapat kandung nickel dan chrome ini. Besi mempunyai pori-pori. Melalui pori-pori ini, oksigen masuk sehingga terjadi oksidasi dan membuat besi berkarat. Dengan adanya nickel dan chrome, proses oksidasi menjadi tidak mudah sehingga besi lebih tahan karat.

Mengapa tahan karat itu penting?
Besi ini akan tertanam di beton. Besi yang berkarat akan mengembang. Pengembangan ini akan merusak beton tentunya. Struktur beton dan besi akan menjadi rapuh.

Besi ini juga di claim lebih tahan terhadap gempa. Gempa ada yang vertikal, horizontal dan campuran. Struktur beton yang akan menahan gempa vertikal. Stuktur besi yang menahan gempa horizontal. Untuk menahan gempa besi harus memiliki kekuatan agar tidak mudah patah. Dengan adanya nickel dan chrome ini, hal ini dapat terrealisasi.

Logikanya begini: dengan kandungan nickel dan chrome, sel-sel besi menjadi lebih stabil terutama pada proses produksinya. Fosfor merupakan musuh dalam proses pembuatan besi. Unsur fosfor ini menyebabkan besi mudah patah. Begitu juga pada proses pendinginan. Karena sel-sel besi yang lebih stabil unsur fosfor ini dapat banyak dikurangi, proses pendinginan pun dapat berjalan sehingga menghasilkan sel-sel besi yang lebih rapat.

Harga KATANYA bakal seharga besi KS. Kita tunggu kehadirannya di Indonesia!

Info Besi Beton – Mutu Tips & Tricks

Sedikit latar belakang bagaimana besi beton dibuat

Besi beton diproduksi secara umum terdiri dari 3 jenis: besi beton permukaan polos (round bar), besi beton ulir (deformed bar) dan besi beton kanal u (shape). Bahan baku besi beton adalah billet, yang merupakan balok baja berukuran 100 x 100 mm, 110 x 110 mm, 120 x 120mm dengan panjang masing-masing sekitar 170 mm. Bahan baku dari billet sendiri adalah besi-besi tua, skrap, serta bahan penolong seperti kokas, grafit, lime, ferro alloys yang dilebur dengan berbagai metode. Bahan penolong tadi digunakan untuk mendapatkan unsur carbon (C), Si (silicon), Mn (Mangan) yang akan sangat berpengaruh pada qualitas besi beton.

Mutu besi beton yang baik adalah yang memiliki kekuatan tarik (standard yield strength / Ys) minimal 24 kg / mm2. Kadar carbon berpengaruh besar kepada sifat mekanik dari besi beton. Kadar carbon yang terlalu besar akan membuat besi beton menjadi lebih getas dan akan meningkatkan kekerasan dan kekuatan tarik tetapi keuletannya cenderung menurun. Kadar unsur silikon berpengaruh terhadap struktur mikro besi beton. Kadar silikon yang rendah mengakibatkan besi menjadi kropos. Kadar unsur mangan berpengaruh besar pada keuletan besi beton. Unsur mangan yang terlalu banyak dapat meningkatkan keuletan tetapi mengurangi kekerasan.

Cara menghitung berat besi beton SNI (Standard Nasional Indonesia)
Polos dengan grade U24 (Standard Yield Strength: 24 kg / mm2)
Ulir dengan grade U40 (Standard Yield Strength: 40 kg / mm2)
Berat (dalam kg) = diameter (mm) * diameter (mm) * panjang (m) * 0.006165
0.006165 merupakan coefisien dalam mencari berat besi beton.
Sebagai contoh besi dengan diameter 10mm dan panjang 12m mempunyai berat
10*10*12*0.006165 = 7.398 kg

Untuk daerah bali dan sekitarnya, besi yang banyak dipasarkan adalah besi dari PT Hanil Jaya Steel – Surabaya. Hal ini dikarenakan biaya transportasi yang lebih murah dan kualitas besi beton yang baik. Besi beton SNI dari pabrik Hanil mempunyai toleransi 0.2mm dengan panjang 12m. Besi beton jenis ini mempunyai marking seperti “HIJ SNI 16mm” untuk ukuran 16mm.
Besi Beton Ulir/Sirip SNI 13mm
Besi Beton Polos SNI 10mm
Contoh diatas adalah besi beton ulir SNI 13mm (S13 = Sirip 13) dan besi beton polos SNI 10mm (P10 = Polos 10)
Selain besi beton jenis SNI, terdapat juga besi beton NON-SNI atau sering kali disebut BANCI. Kekuatan tarikan atau yield strength dari besi beton jenis ini tidak dapat dipastikan. Untuk besi beton dengan marking HJ menurut informasi dari pabrik mempunyai kekuatan U19-20 untuk yang jenis polos dan untuk jenis ulir mempunya kekuatan U25-30. Toleransi untuk besi beton jenis ini biasanya lebih besar sampai 0.3mm dengan panjang 12m dan terdapat marking dengan berbagai tanda salah satunya HJ.
Besi Beton NON SNI Ulir/Sirip 13mm
Besi Beton NON SNI Ulir/Sirip 13mm (Ukuran Sket 12.5mm)

Terdapat lagi jenis besi beton tarikan. Besi beton jenis ini biasanya tidak mempunyai panjang 12m dan tidak terdapat marking atau tanda.

Perhatian!
Terdapat fenomena belakangan ini banyak penjual menjual kawat baja dan bukan besi beton. Besi beton dengan diameter ukuran 6-10mm yang sering kali menjadi korban. Fungsi dari kawat baja sangat berbeda dengan besi beton. Kawat baja berfungsi untuk pengikat dan besi beton berfungsi untuk penyangga. Sehingga kekuatan tarikan kawat baja jauh dibawah kekuatan besi beton. Hanya saja diameter kawat baja ini sama besar dengan besi beton ukuran tertentu. Hal ini sering kali digunakan untuk mendapatkan pasar atau pun mengeruk keuntungan maximal.
Anda dapat mempercayakan supplier besi anda kepada kami. Kami hanya menjual besi dari PT Hanil Jaya Steel – Surabaya dengan marking HIJ untuk besi beton SNI dan marking HJ untuk besi beton NON-SNI.

Besi Beton Krakatau Steel Marking KS

Sudah beberapa kali saya melihat sebuah pemberitahuan di Koran Kompas dari kuasa hukum PT Krakatau Steel Tbk. Dari surat pemberitahuan tersebut, dapat saya simpulkan bahwa banyak sekali terdapat besi beton palsu dengan marking KS yang mana seharusnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel Tbk atau anak usahanya PT Krakatau Wajatama.

Beberapa yang sudah melalui proses hukum adalah marking KS HI dari PT Hansindo Indonesia dan KS TI dari PT Tobu Indonesia Steel. Pendaftaran dua merk ini sudah dibatalan oleh Putusan Mahkamah Agung sehingga menurut hukum siapaun tidak boleh memproduksi dan atau memperdagangkan merk-merk tersebut diatas.

Masih banyak lagi besi beton yang menyerupai marking KS, sebut saja KS TY, KS TJ, SKS, KS SII, KSP, KKS, KS CS, KS A, KSI, XS. Semua besi beton dengan marking ini sedang dalam masa peringatan untuk tidak menggunakan merk tersebut.

Pertanyaan yang muncul, mengapa begitu banyak yang ingin mengambil keuntungan dari merk KS ini?

PT Krakatau Steel (KS) adalah satu-satunya industry baja terpadu di Indonesia. Dalam artian, KS memproduksi baja dari bahan mentah hingga menjadi baja siap pakai. Pabrik lain umumnya membeli bahan baku besi beton berupa billet dari pihak lain yang tentunya mutu dan qualitasnya mungkin saja kurang.

Baja Tulangan (Bar Mill)

Plain (polos) diameter 8mm – 36mm dengan standard SNI 07-2052
Deformed (sirip) diameter 10mm – 36mm dengan standard SNI 07- 2052

Keunggulan yang lain dari besi beton KS adalah kadar Vanadium. Vanadium membuat besi beton menjadi tahan terhadap efek dinamis seperti gempa. Perhatikan ilustrasi berikut ini:
krakatau steel gempa kecil
Bila terjadi gempa kecil / menengah yang mana lebih kecil atau sama dengan tegangan ijin pada besi beton, struktur dapat kembali seperti semula karena tegangan terjadi masih berada didaerah elastis.
krakatau steel gempa besar
Bila terjadi gempa besar yang mana lebih besar dari tegangan ijin pada besi beton, akan terjadi deformasi plastis pada struktur, tetapi struktur tidak patah sehingga relatif lebih aman.

Besi beton KS telah mengikuti peraturan perencanaan beton bertulang untuk bangunan gedung (SNI 03-2847-02 Pasal 23), yang mana juga mengacu pada spesifikasi ASTM A 706M.

STANDARD BERAT BAJA TULANGAN

No Ukuran (mm) Berat (Kg/m) Berat (Kg/12m) / Batang Grade
Polos (P)
P-6 0,222 2,664 BjTP 24
P-8 0,395 4,740 BjTP 24
P-10 0,617 7,404 BjTP 24
P-12 0,888 10,656 BjTP 24
P-16 1,580 18,960 BjTP 24
P-19 2,230 26,760 BjTP 24
P-22 2,980 35,760 BjTP 24
P-25 3,850 46,200 BjTP 24
P-32 6,310 75,720 BjTP 24
 
Sirip / Ulir (S)
S-10 0,617 7,404 BjTD40
S-13 1,040 12,480 BjTD40
S-16 1,580 18,960 BjTD40
S-19 2,230 26,760 BjTD40
S-22 2,980 35,760 BjTD40
S-25 3,850 46,200 BjTD40
S-29 5,190 62,280 BjTD40
S-32 6,310 75,720 BjTD40

Beberapa data-data diatas saya ambil dari surat penawaran PT Krakatau Wajatama dan koran Kompas.